Kamis, 29 November 2012

Download Video+PDF Gratis

Mau Beli Properti TANPA MODAL Sendiri? Pelajari Property Cash Machine System Secara Online DARI MANA SAJA dan KAPAN SAJA!!

Banner

Download GRATIS PDF dan 3 Video Kaya dari Properti TANPA MODAL Download GRATIS PDF dan 3 Video Kaya dari Properti TANPA MODAL Download GRATIS PDF dan 3 Video Kaya dari Properti TANPA MODAL Download GRATIS PDF dan 3 Video Kaya dari Properti TANPA MODAL

Download GRATIS PDF dan 3 Video Kaya dari Properti TANPA MODAL, Download GRATIS PDF dan 3 Video Kaya dari Properti TANPA MODAL

Download GRATIS PDF dan 3 Video Kaya dari Properti TANPA MODAL
Download GRATIS PDF dan 3 Video Kaya dari Properti TANPA MODAL

ASUS A53U-ES21 15.6-Inch Laptop, Aspire One AOD270-1410 10.1-Inch Netbook (Espresso Black), Toshiba Satellite U845-S404 14.0-Inch Ultrabook (Sky Silver)

Rangkuman Mata Kuliah Manajemen sains

ANALISA PERSEDIAAN DENGAN PERMINTAAN TAK PASTI
Ø  Model EOQ dengan Stok Cadangan
1.       Penentuan Stok Cadangan
Salah satu masalah dalam melakukan analisa EOQ (economic order quantity) adalah bahwa sulit bagi kita untuk dapat menentukan titik pemesanan kembali. Titik pemesanan kembali diperlukan untuk mencegah terjadinya kehabisan stok(kekurangan) selama waktu antara melakukan pemesanan dan menerima pesanan tersebut. Titik pemesanan kembali adalah satu tingkat persediaan yang tetap ada dalam stok yang jumlahnya sama dengan permintaan selama masa waktu yang dibutuhkan untuk menerima pemesanan(disebut lead time). Ketika permintaan bersifat pasti, persediaan ini akan berkurang / dihabiskan pada tingkat yang diketahuai, sehingga pesanan akan sampai tepat pada saat tingkat persediaan mencapai titik nol.
Contoh titik pemasanan kembali:
Toko karpet memiliki permintaan (D) konstan sebesar 10.000 yard atas karpet super shag per tahun dengan tenggang waktu (L) sebesar  10 hari. Maka titik pemesanan kembali, R, dihitung sebagai
R = L
   =
   =274
Manajer toko karpet melakukan pemesanan untuk economic order quantity (Q*) ketika karpet dalam persediaan mencapai 274, dan jumlah ini akan terus berkurang karena adanya permintaan selama waktu 10 hari yang dibutuhkan untuk menerima pemesanan. Namun, walaupun tenggang waktu dapat bersifat konstan, jika permintaan bersifat tidak pasti, maka tidak mungkin kita dapat memprediksi secara tepat permintaan yang akan terjadi selama 10 hari tersebut. Oleh karena itu, adalah mungkin bahwa meskipun kita memiliki titik pemesanan kembali, kekurangan tetap saja tejadi. Sebagai pencegahan terhadap kekurangan ketika permintaan tidak pasti, perusahaan-perusahaan sering menggunakan suatu penyangga (buffer) atas sejumlah persediaan tambahan yang disebut stok cadangan.
                Kehabisan stok terjadi karena permintaan melebihi perkiraan titik pemesanan kembali selama masa tenggang waktu. Titik pemesanan kembali ditentukan sehingga tingkat stok cadangan diperlakukan sama seperti tingkat persediaan nol tanpa stok cadangna. Dengan kata lain, kita tidak ingin persediaan turun lebih rendah daripada tingkat stok cadangna. Namun, ketika hal itu terjadi, permintaan tetap dapat dipenuhi.
                Bagaimanapun juga, menjaga adanya stok cadangan tidak bebas biaya. Biaya pemeliharaan dibebankan pada stok cadangan tersebut seperti halnya persediaan biasa. Umumnya diasumsikan bahwa frekuensi dan jumlah permintaan aktual diatas tingkat stok cadangan sama dengan frekuensi dan jumlah permintaan aktual tersebut dibawah tingkat stok cadangan tersebut. Maka surplus dan defisit terjadi sepanjang tahun, sehingga secara rata-rata stok cadangan tersebut tidak dipakai. Hal ini berarti bahwa untuk menentukan biaya tahunan atas stok cadangan, kita hanya perlu mengalikan biaya pemeliharaan tahunan per unit dengan tingkat stok cadangan.
                Walaupun permintaan tidak diketahuai dengan pasti, kita akan mengansumsikan bahwa permintaan tersebut dapat digambarkan dengan distribusi probabilita. Berdasarkan catatan permintaan toko tersebut, manajer telah menentukan distribusi probabilita.

2.       Menentukan Stok Cadangan dengan Menggunakan Tingkat Pelayanan
Suatu alternatif untuk menentukan stok cadangan adalah dengan membuat suatu tingkat stok cadangan yang akan memenuhi permintaan dari persentasi tertentu dari jumlah total pelanggan. Sebagai contoh, manajer toko karpet dapat menetapkan suatu titik pemesanan kembali sebesar 1.000 yard karpet, yang memungkinkan toko tersebut dapat memenuhi permintaan  dari 85% pelanggan selama periode tenggang waktu; 15% pelanggan tidak akan dapat membeli karpet tersebut karena tidak ada lagi stok yang tersisa. Persentase pelanggan toko yang dapat dilayani oleh toko selama periode tenggang waktu (85%) disebut sebagai tingkat pelayanan. Dengan menambahkan stok cadangan terhadap titik pemesanan kembalu, toko tersebut dapat memenuhi permintaan persentase pelanggan yang lebih besar. Dengan kata lain, toko tersebut dapat meningkatkan tingkat pelayanannya dengan menambah jumlah stok cadnagan.
Untuk menetapkan stok cadangan berdasarkan tingkat pelayanan pada contoh toko karpet kita, kita akan mengansumsikan bahwa permintaan bersifat tak pasti namun ia dapat digambarkan dengan distribusi probabilita normal.

3.       Menentukan Kuantitas Pemesanan dengan Tabel Hasil Pertukaran
Suatu tabel hasil pertukaran menyajikan berbagai hasil (outcome) dari suatu keputusan mengenai alternatif kondisi probabilita (keadaan dasar). Dalam  analisa persediaan, keputusan yang dihasilkan adalah berupa kuantitas pemesanan yang mungkin, dan probabilita kondisi dasarnya merupakan tingkat permintaan yang mungkin.
Contoh :
                The Petals and Plants Flower Shop memesan bunga anyelir dari rumah tanaman dengan dasar mingguan. ( Karena anyelir merupakan komoditi yang tidak tahan lama, pemesanan dilakukan dalam jangka waktu tertentu, umunya berhubungan dengan masa hidup produk tersebut yang dalam hal ini selama satu minggu. Dari sini, keputusan seperti kapan pemesanan harus dilakukan telah ditentukan). Manajer toko bunga mengembangkan distirbusi probabilita untuk permintaan anyelir perminggu.Berikut catatan-catatan masa lalu.

Permintaan

(lusin/minggu)

Probabilita

9

.15

10

.40

11

.25

12

.20



1.00

                Anyelir-anyelir tersebut menimbulkan biaya bagi toko bunga sebesar  $1.50 per lusin dan dijual seharaga $3.00 per lusin per minggu. Manajer telah menentukan bahwa biaya pemeliharaan dan biaya kekurangan yang terjadi adalah sebesar $1.00 per lusin per minggu. Tabel hasil pertukaran yang ditunjukkan  terdiri dari empat  alternatif keputusan yang menggambarkan empat ukuran pemesanan dan empat keadaan dasar (state of nature) yang mencerminkan empat tingkat permintaan anyelir yang mungkin.
Berikut tabel hasil pertukaran untuk ukuran pemesanan,



Keputusan

(besar order, Q)

Kondisi

(permintaaan, D)

9

10

11

12

15

40

25

20

9



10

11

12

                Masing-masing nilai hasil pertukaran dalam tabel sama dengan laba yang akan dihasilkan dan ukuran pemesanan dan permintaan tertentu.

PENERAPAN MANAJEMEN SAINS
Ø  Tabel hasil pertukaran untuk pengendalian persediaan pada kartu Hallmark
Untuk mengatasi masalah kenaikan volume barang yang dibuang (barang-barang  yang tetap ada dalam persediaan yang tidak akan ditawarkan pada  pengecer), Hllmark /cards Incorporated membuat suatu program yang mencakup penggunaan analisa keputusan dan matriks hasil pertukaranuntuk manajemen persediaan. Pendektan suatu kasus dengan menggunakan suatu matriks hasil pertukaran dengan pendapatan, penerimaan, biaya kekurangan, dan nilai sisa digunakan sebagai bagian dari program pelatihan keseluruhan untuk manajemen persediaan. Para manajer yang dilatih dengan menggunakan tabel hasil pertukaran secara berurutan mengaplikasikan konsep dan pengetahuan langsung terhadap situasi individual, dengan pemerolehan penghematan dan pendapatan yang besar.

Ø  Simulasi
Simulasi sebagai pendekatan terakhir kita terhadap analisa persediaan dalm kondisi permintaan tak pasti. Simulasi merupakan suatu metode analisa yang sering digunakan ketika ketidakpastian terjadi.
Simulasi yang terkomputerisasi menjadi suatu kebutuhan jika lebih dari satu komponen model persediaan bersifat tidak pasti. Sebagai contoh, jika tenggang waktu dan pemintaan tidak pasti, maka selama setiap siklus pemesanan baik ukuran pemesanan maupun tenggang waktu bervariasi. Ini secara sistematis, terutama jika tenggang waktu dan permintaan dapat sama dengan suatu batasn nilai yang besar.

Selasa, 27 November 2012

Contoh Surat Lamaran Kerja


Bandar Lampung, 09 Desember 2011
Hal: Lamaran Pekerjaan
Kepada Yth,
Staff HRD
Elegant Frame

Dengan hormat,

Sesuai dengan penawaran lowongan pekerjaan dari Elegat Frame, seperti yang termuat dari harian Tribun Lampung pada tanggal 09 Desember 2011. Saya mengajukan diri untuk bergabung ke dalam Tim Administrasi di Elegant Frame sebagai berikut:
Nama                           :Desi Yulianti
Tempat & tgl. Lahir    : Kenali, 11 Desember 1991
Pendidikan Akhir        : SMK
Alamat                        :Jl. ZA Pagar Alam Pelita2 Wisma kirana 3 Labuhan Ratu B.Lampung
HP                               : 0857888xxxx
Status Perkawinan      : ..........................(single/nikah)

Saya senang untuk belajar, dan dapat bekerja secara mandiri maupun dalam tim dengan baik.

Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan :

1. Daftar Riwayat Hidup.
2. Foto copy ijazah SMK.
3. Pas foto terbaru.

Besar harapan saya untuk diberi kesempatan wawancara, dan dapat menjelaskan lebih mendalam mengenai diri saya. Seperti yang tersirat di resume (riwayat hidup), saya mempunyai latar belakang pendidikan, pengalaman potensi dan seorang pekerja keras.

Demikian saya sampaikan. Terima kasih atas perhatian Bapak.

Hormat saya,

(..................)

Rabu, 21 November 2012

Cara Install Windows XP Dengan Flashdisk


Proses Install Windows XP Dengan Flashdisk sebagai berikut, mari kita mulai sama-sama, dimulai dari mempersiapkan. Install Windows XP dari Flashdisk yaitu mempersiakan alat dan bahan sebagai berikut:
  • CD Windows XP atau File ISO Windows XP 1,2 ataupun 3
  • Satu buah Flashdisk dengan ukuran minimal 1GB
  • USB MultiBoot bisa anda download disini Software Pembuat Bootable UsB Flashdisk
Jika semuanya telah disiapkan maka kita akan langsung Install Windows XP dari Flashdisk dengan mengikuti langkah-langkah berikut :
  • Masukkan CD Installasi Windows XP atau Mount ISO Windows XP menggunakan Power ISO, Colokkan Flashdisk ke USB kemudian Extrak dan Jalankan USB Multiboot
  •  Tekan apa saja atau tekan ENTER untuk melanjutkan lalu Tekan H Lalu ENTER untuk melakukan Format Flashdisk menggunakan USB DISK Stronge Format Level

  • Lalu Klik START untuk memulai format flashdisk 

  • Setelah itu Klik 1 kemudian Tekan ENTER untuk memilih lokasi atau tempat OS Windows XP

  • Klik Tombol Yes untuk Mengisi Data-Data yang berkenaan dengan Install Windows XP dari Flashdisk termasuk serial number sehingga nantinya kita tidak perlu lagi mengisikan serial number ketika melakukan Installasi Windows XP dari Flashdisk.

  • Tekan 2 Lalu ENTER untuk memilih Lokasi Flashdisk yang ingin dibuat menjadi Instal Windows XP

  • Lalu Tekan angka 3 kemudian tekan ENTER untuk mulai menyalin instalasi XP ke dalam Flashdisk. Apabila nanti ada pertanyaan-pertanyaan maka TEKAN YES saja.
  •  Tunggu sampai proses penyalinan File Instalasi Windows XP ke Flashdisk selesai lalu tekan “Q” untuk Jendela USB Multiboot.
Setelah semua langkah-langkah dilakukan dengan benar Flashdisk siap untuk berjuang sebagai Installasi Windows XP. sedikit penambahan.....
  •  setelah langkah 11 langkah ke 12 adalah pada saat instalasi awalnya masuk ke bios komputer/notebook anda .. dan biasanya jika komputer masuk kebios dengan menggunakan Tombol Delete lalu jika Notebook atau Laptop Menggunakan Tombol Keyboard F2 itu yang biasa saya alami ^_^
  •  namun pada Komputer atau Laptop Tertentu tergantung settingan dari pabriknya masing masing atau produknya masing masing itu berbeda beda namun cara mengakalinya atau mengetahuinya adalah pada saat restart kompi atau laptop anda bersiap siap melihat sudut kiri bawah layar anda disitu lah petunjuk anda dapat mengetahui masuk ke Bios kompi/laptop anda masing masing.
  • nah setelah masuk ke BIOS anda instal seperti biasa dengan cara masuk ke Tab Boot biasanya lalu setting First Boot menjadi USB Flashdisk yg telah dibuat tadi lalu second boot pilih hardisk anda masing masing kemudian third boot pilih saja disable untuk semua kompi atau laptop karna jika anda memilih salah satunya hal ini akan mempengaruhi kecepatan booting komputer anda dan menurut saya disable saja karna tidak terlalu berpengaruh.
  • lalu simpan kemudian enter biasanya tombol F10 lalu Enter
  • kemudian anda akan dihadapkan layar hitam dengan 4 pilihan lalu anda pilih saja No 1 kemudian Enter. dan lakukan instalasi seperti biasa.
    CARA INSTALL WINDOWS XP
  •  kemudian setelah restart diamkan saja lalu Pilih lagi yang No 2 untuk proses lanjutan instalasi windows xp.
  • kemudian restart lagi lalu Pilih yang No 2 kembali setelah itu diamkan sampai muncul start up windows xp kemudian baru anda boleh mencabut flashdisk anda lalu jangan lupa kembalikan settingan bios tadi yg first boot setting hardisk lalu yang second boot jadi cd/dvd room.